Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat
Setelah sekian lama penelusuran Kali Sadang yang melintasi wilayah Perumahan Villa Mutiara Wanasari, akhirnya terwujud juga bisa mendapat slot tayang medio 8 Desember s/d 14 Desember 2013 di Seputar Indonesia RCTI secara maraton selama enam hari berturut-turut. Tidak itu saja, tayangan yang berdurasi 30 menitpun eksklusif kami tampilkan komplit di Program Delik tanggal 8 Desember 2013.
Setelah sekian lama penelusuran Kali Sadang yang melintasi wilayah Perumahan Villa Mutiara Wanasari, akhirnya terwujud juga bisa mendapat slot tayang medio 8 Desember s/d 14 Desember 2013 di Seputar Indonesia RCTI secara maraton selama enam hari berturut-turut. Tidak itu saja, tayangan yang berdurasi 30 menitpun eksklusif kami tampilkan komplit di Program Delik tanggal 8 Desember 2013.
Baca juga: https://erteku.blogspot.com/2014/05/delik-investigasi-kali-sadang-cibitung_3.html
Banyak kendala yang kami hadapi saat investigasi. Mulai dari cuaca, faktor keamanan, wawancara pejabat terkait hingga menunggu kondisi air berubah warna dan mencari sumbernya. Wawancara warga sangat membantu kami guna melangkah ke Kantor BPLHD Kab Bekasi. Tidak puas dengan hasil wawancara dengan Kepala BPLHD Kab Bekasi, kamipun melanjutkan ke Kementrian Lingkungan Hidup. Di sana Pak Mentri langsung menyatakan bahwa air berwarna menandakan bahwa air tercemar. Dalam tayangan sengaja kami menyandingkan statemen Kepala BPLHD Kab Bekasi dengan statemen Mentri LH yang bertolak belakang. Agar tidak penasaran, warga RT 08 bisa melihat hasil tayangannya di Pak RW 034 (Pak Supar), atau rencana nanti akan kami copy jg buat dokumentasi RT 08 dan disimpan di Pak RT 08 terpilih.
Rencana ke depan, Pak RW akan meneruskan perjuangan ini ke Bupati melalui DPRD Kab Bekasi. Semoga akan ada solusi mengenai limbah khususnya yang mengaliri Kali Sadang di Villa Mutiara Wanasari.
Semangat sehat
Banyak kendala yang kami hadapi saat investigasi. Mulai dari cuaca, faktor keamanan, wawancara pejabat terkait hingga menunggu kondisi air berubah warna dan mencari sumbernya. Wawancara warga sangat membantu kami guna melangkah ke Kantor BPLHD Kab Bekasi. Tidak puas dengan hasil wawancara dengan Kepala BPLHD Kab Bekasi, kamipun melanjutkan ke Kementrian Lingkungan Hidup. Di sana Pak Mentri langsung menyatakan bahwa air berwarna menandakan bahwa air tercemar. Dalam tayangan sengaja kami menyandingkan statemen Kepala BPLHD Kab Bekasi dengan statemen Mentri LH yang bertolak belakang. Agar tidak penasaran, warga RT 08 bisa melihat hasil tayangannya di Pak RW 034 (Pak Supar), atau rencana nanti akan kami copy jg buat dokumentasi RT 08 dan disimpan di Pak RT 08 terpilih.
Rencana ke depan, Pak RW akan meneruskan perjuangan ini ke Bupati melalui DPRD Kab Bekasi. Semoga akan ada solusi mengenai limbah khususnya yang mengaliri Kali Sadang di Villa Mutiara Wanasari.
Semangat sehat

bisa dilihat di youtube dengan keyword "Pembunuh Sungai Jakarta"
BalasHapus