google-site-verification: google02258c93eb7d933f.html erteku08.blogspot.com

Cari Blog Ini

Senin, 24 April 2023

Idul Fitri dan Tradisi Uniknya

  


Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat



Hari Raya Idul Fitri adalah perayaan kemenangan umat muslim di seluruh dunia setelah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Idul Fitri juga identik dengan istilah lebaran, dan itu sudah populer di Indonesia. 

Idul Fitri bukanlah sekadar hari perayaan, pakaian baru, dan lain-lain. Meski umat muslim disunnahkan untuk menggunakan pakaian baru, tetapi Hari Raya Idul Fitri dimaknai sebagai bentuk refleksi diri, rasa syukur, dan kegembiraan. 

Refleksi diri, umat muslim dianjurkan untuk introspeksi diri dan kembali kepada fitrah Islamiyah.

Artinya, setelah berpuasa Ramadan selama 1 bulan penuh, yang kemudian disempurnakan dengan mengeluarkan zakat fitrah sebagai bentuk rasa syukur dan berbagi kepada sesama, serta saling memaafkan atas kesalahan yang pernah terjadi sebagai sarana pembersih diri diharapkan umat muslim dapat kembali suci.

Sedangkan lebaran berasal dari kata ‘lebar’, yang artinya luas atau lapang, dengan maksud agat umat muslim untuk saling berlapang dada dan ikhlas sehingga dianjurkan untuk saling memaafkan terhadap sesama. 

Istilah lebaran memang tidak otentik tertulis kapan mulai dipakai. Yang jelas, istilah lebaran hanya ada di Indonesia, mengadopsi budaya kita yang majemuk tetapi cinta damai dan saling memaafkan.

Tradisi Idul Fitri dan cerita unik di Indonesia. Setiap daerah dan muslim Indonesia tentu memiliki tradisi khas untuk merayakannya dan selalu ada cerita unik dibaliknya. 

Tradisi Idul Fitri di Indonesia yang masih dilakukan:

Malam takbiran

Lebaran diawali dengan takbiran, biasanya dilakukan pada malam hari menjelang Idul Fitri. Ada yang melakukan takbir keliling, namun  di setiap daerah berbeda-beda  , tergantung tradisi yang sudah turun temurun di daerah tersebut. 

Mudik

Tradisi mudik/ pulang kampung saat lebaran nampak cukup fenomenal. Biasanya dilakukan beberapa hari atau bahkan minggu sebelum Idul Fitri tiba dijadikan sebagai momen untuk saling bersilaturahim antara keluarga yang sudah merantau ke berbagai daerah. 

Ketupat

Kurang lengkap rasanya lebaran tanpa kehadiran ketupat, untuk itulah lebaran sangat identik dengan ketupat. Ketupat biasa disajikan dengan opor, rendang, sambal goreng kentang, dan masakan khas lainnya. 

Ziarah makam

Biasanya tradisi ini dilakukan sehari sebelum Idul Fitri atau setelah shalat Eid. Kemacetan di sekitar makam biasanya sering terjadi.

THR

Biasanya tradisi ini dilakukan oleh orang yang telah dewasa dan berpenghasilan, mereka membagikan amplop berisi sejumlah uang kepada saudara yang masih kecil. THR menjadi tradisi yang ditunggu oleh anak-anak saat Idul Fitri tiba. 

Halal bi halal

Idul Fitri di Indonesia juga sangat identik dengan silaturahim dengan cara mengunjungi rumah yang satu ke rumah lainnya. Biasanya dilakukan di hari pertama dan kedua Idul Fitri. Ini merupakan momen untuk mengunjungi keluarga, sahabat atau tetangga untuk saling memaafkan dan merayakan hari raya. 

Wisata

Untuk menghilangkan rasa penat setelah kegiatan bersilaturrahim, berwisata adalah alternatif yang sudah menjadi kebiasaan. Walaupun setiap tahun mengunjungi salah satu tempat yang sama, namun tidak pernah merasa bosan.

Kuliner kampung

Selain berwisata, jajan makanan khas masakan kampung seolah mengobati rasa rindu kampung halaman yang sudah sekian lama ditinggalkan. Sambil merasakan lezatnya masakan kampung, pikiran akan mengenang masa-masa dahulu ketika kita masih di kampung halaman.

Itulah beberapa tradisi lebaran yang identik dilakukan oleh sebagian besar umat muslim di Indonesia. 



Semangat sehat..

Selasa, 04 April 2023

Hujan Es di Cibitung


Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat


Fenomena hujan es disertai angin kencang dan disertai dentuman halilintar terjadi di beberapa wilayah Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (2/4/2023) sore.

"Butiran esnya sebesar kerikil", kata Vita salah satu warga saat menjelaskan besaran es yang turun saat hujan terjadi.

Beberapa warga juga membenarkan adanya hujan disertai butiran es di Cibitung dan sekitarnya, termasuk di kawasan industri MM 2100.

Fenomena hujan es terjadi dari kondisi adanya konvektivitas yang dapat menyebabkan tumbuhnya awan cumulonimbus.

Awan cumulonimbus yang memilki dorongan massa udara updraft dan downdraft yang kuat biasanya juga disertai dengan freezing di lapisan bawah sering mengakibatkan hujan es.

Baca juga artikel ttg seputar tenis meja di: https://kasmonomonex.blogspot.com/

Tetap berhati-hati, jaga kesehatan dan waspada, cuaca sedang tidak menentu.


Salam sehat 💪

Senin, 06 Maret 2023

Banjir Terjang Perumahan Villa Mutiara Wanasari Cibitung Bekasi

Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat


Pasar Rengas di daerah Cibitung adalah salah satu pasar tradisional kecil tetapi cukup ramai pengunjung. Terletak di desa Wanasari Cibitung Kab Bekasi, pasar ini terletak dekat dengan Kali Sadang. Seperti kita tahu, Kali Sadang seringkali menjadi buah bibir di masyarakat, entah karena adanya pencemaran limbah maupun luapan Kali Sadang yang mengakibatkan banjir. 

Saya mengingatkan kejadian banjir sekitar dua tahun lalu, yang ketika itu perumahan Villa Mutiara Wanasari terdampak banjir akibat air Kali Sadang meluap. Perumahan ini adalah tempat kami tinggal, beberapa kali luapan kali yang melintasi perumahan ini mengakibatkan banjir. Selain debit air yang tinggi dan daya tampung Kali Sadang tidak memadai lagi, banjir juga didukung oleh salah satu jembatan yang ada di dekat Pasar Rengas menjadi tempat menumpuknya sampah yang terbawa arus, ini akibat jembatan mempunyai tiang penyangga di tengah. Sampah menyangkut di tiang tengah tersebut, akibatnya arus sungai menjadi tidak lancar.

Namun menurut informasi, perihal renovasi tiang jembatan sudah dianggarkan oleh pemerintah daerah. Jika itu benar, harapan masyarakat perihal peniadaan tiang jembatan akan segera menjadi kenyataan.
Walaupun belum bisa menghilangkan banjir yang kerap terjadi, setidaknya akan sedikit menjadi solusi mengurangi sampah yang menghalangi arus air Kali Sadang. Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah untuk meminimalisir banjir yang diakibatkan oleh meluapnya Kali Sadang.




Semangat sehat, lingkungan nyaman



Minggu, 04 Mei 2014

PENCEMARAN LIMBAH KALI SADANG CIBITUNG, BEKASI (DELIK INVESTIGASI RCTI)

Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat



Cerita Kali Sadang menjadi topik yang tak kunjung berakhir menjadi buah bibir di masyarakat. Banjir yang seringkali disebabkannya, ataupun pencemaran limbah pabrik yang dibuang ke Kali ini. 

Medio tahun 2013 kami pernah melakukan investigasi bekerjasama dengan Tim Program Delik RCTI terkait pencemaran Kali Sadang. Dalam penelusuran, kami mendapati beberapa saluran pembuangan limbah pabrik mengalirkan limbahnya ke Kali Sadang. Seringkali air Kali Sadang berwarna merah, ungu dan hitam yang menandakan bahwa air itu tercemar.
Namun ketika dikonfirmasi kepada Kepala BPLHD Kab Bekasi ( Bapak Supratman) kala itu, kondisi itu dibantah sebagai pencemaran.
Kurang puas dengan jawaban BPLHD, kami menanyakan ini kepada Menteri Lingkungan Hidup yang saat itu diemban oleh Bapak Balthasar Kambuaya, dan beliau justru meyakinkan bahwa jika air berwarna bisa dipastikan tercemar.
Perbedaan pernyataan ini tentu membingungkan masyarakat, namun masyarakat yang cerdas pasti bisa membedakan dan menyimpulkan mana pernyataan yang benar.

Pencemaran air tentu akan sangat mengganggu biota air yang ada di dalamnya, dan masyarakat sekitar akan terimbas dengan air tanah yang kurang bagus, dimana sebagian besar masyarakat menjadikan air tanah sebagai konsumsi air minum.

Instansi terkait diharapkan terus menerus memonitor dan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan-perusahaan nakal yang membuang limbah berbahaya ke Kali Sadang.



Semangat sehat dan salam lingkungan nyaman

Selasa, 11 Maret 2014

PENGURUS BARU PERIODE 2014 - 2017


Gambar di atas adalah dalam rangka pisah sambut Pengurus RT 08 (ki-ka: RT Lama beserta istri-RW beserta istri-RT Baru beserta istri)

Tanggal 9 Maret 2014 adalah bagian sejarah di RT 08, karena saat itu RT 08 mempunyai Pemimpin/ Ketua RT yang baru. Setelah adanya acara pisah sabut atau tepatnya serah terima jabatan dari Ketua RT yang lama (Bp Rasito) kepada Ketua RT yang baru (Bp H Iwan), maka secara resmi Bp H Iwan menjabat Ketua RT 08 periode 2014 - 2017.

Terimakasih dan penghargaan kepada Bp Rasito dan jajarannya yang sudah selama 3 tahun 10 bulan membaktikan diri untuk kemajuan lingkungan RT 08. Semoga semua pengabdiannya selama ini dibalas dengan kebaikan oleh Allah SWT. Amin.

Ucapan selamat tentu pantas untuk pejabat RT yang baru dan jajarannya, semoga Bp H Iwan dan pengurus yang baru akan membawa RT 08 lebih maju lagi. Menjabat Ketua RT adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, sehingga nantinya akan mendapatkan hasil yang lebih baik dari kepengurusan sebelumnya.

Sekali lagi terimakasih Pak Rasito dan jajarannya, serta selamat kepada Pak H Iwan dan jajarannya. Pak H Iwan, selamat bekerja..bekerja..bekerja..dan bekerja..SELAMAT..

Jumat, 28 Februari 2014

Banjir Cibitung Kab Bekasi

BANJIR JANUARI 2014 DI VILLA MUTIARA WANASARI RT 08 (tepatnya tgl 17, 18, 19)












Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat



Turunnya hujan dengan intensitas tinggi biasanya akan menyebabkan genangan air di mana-mana, Dan jika sungai sudah tidak menampung air, akan meluap dan menggenangi pemukiman di sepanjang jalur sungai.

Itu yang terjadi pula di Cibitung Bekasi pada tanggal 17-19 Januari 2014, dan ini bisa dibilang banjir terbesar. Banjir setinggi 80 hingga 120 cm menggenangi perumahan warga yang ada di sekitar Kali Sadang. Kali Sadang yang melintas di Cibitung seringkali tidak dapat menampung debit air jika turun hujan dengan intensitas tinggi, dan ini mengakibatkan terjadinya banjir.

Warga berharap mampu memberikan solusi terbaik agar banjir yang seringkali terjadi bisa diminimalisir. Kerja nyata dan jangan menutup mata!!


Semangat sehat

Sabtu, 22 Februari 2014

KALI SADANG TUJUH RUPA

INVESTIGASI PENCEMARAN LIMBAH KALI SADANG

Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat




Setelah sekian lama penelusuran Kali Sadang yang melintasi wilayah Perumahan Villa Mutiara Wanasari, akhirnya terwujud juga bisa mendapat slot tayang medio 8 Desember s/d 14 Desember 2013 di Seputar Indonesia RCTI secara maraton selama enam hari berturut-turut. Tidak itu saja, tayangan yang berdurasi 30 menitpun eksklusif kami tampilkan komplit di Program Delik tanggal 8 Desember 2013.

Baca juga: https://erteku.blogspot.com/2014/05/delik-investigasi-kali-sadang-cibitung_3.html

Banyak kendala yang kami hadapi saat investigasi. Mulai dari cuaca, faktor keamanan, wawancara pejabat terkait hingga menunggu kondisi air berubah warna dan mencari sumbernya. Wawancara warga sangat membantu kami guna melangkah ke Kantor BPLHD Kab Bekasi. Tidak puas dengan hasil wawancara dengan Kepala BPLHD Kab Bekasi, kamipun melanjutkan ke Kementrian Lingkungan Hidup. Di sana Pak Mentri langsung menyatakan bahwa air berwarna menandakan bahwa air tercemar. Dalam tayangan sengaja kami menyandingkan statemen Kepala BPLHD Kab Bekasi dengan statemen Mentri LH yang bertolak belakang. Agar tidak penasaran, warga RT 08 bisa melihat hasil tayangannya di Pak RW 034 (Pak Supar), atau rencana nanti akan kami copy jg buat dokumentasi RT 08 dan disimpan di Pak RT 08 terpilih.

Rencana ke depan, Pak RW akan meneruskan perjuangan ini ke Bupati melalui DPRD Kab Bekasi. Semoga akan ada solusi mengenai limbah khususnya yang mengaliri Kali Sadang di Villa Mutiara Wanasari.



Semangat sehat