google-site-verification: google02258c93eb7d933f.html erteku08.blogspot.com

Cari Blog Ini

Selasa, 11 Maret 2014

PENGURUS BARU PERIODE 2014 - 2017


Gambar di atas adalah dalam rangka pisah sambut Pengurus RT 08 (ki-ka: RT Lama beserta istri-RW beserta istri-RT Baru beserta istri)

Tanggal 9 Maret 2014 adalah bagian sejarah di RT 08, karena saat itu RT 08 mempunyai Pemimpin/ Ketua RT yang baru. Setelah adanya acara pisah sabut atau tepatnya serah terima jabatan dari Ketua RT yang lama (Bp Rasito) kepada Ketua RT yang baru (Bp H Iwan), maka secara resmi Bp H Iwan menjabat Ketua RT 08 periode 2014 - 2017.

Terimakasih dan penghargaan kepada Bp Rasito dan jajarannya yang sudah selama 3 tahun 10 bulan membaktikan diri untuk kemajuan lingkungan RT 08. Semoga semua pengabdiannya selama ini dibalas dengan kebaikan oleh Allah SWT. Amin.

Ucapan selamat tentu pantas untuk pejabat RT yang baru dan jajarannya, semoga Bp H Iwan dan pengurus yang baru akan membawa RT 08 lebih maju lagi. Menjabat Ketua RT adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, sehingga nantinya akan mendapatkan hasil yang lebih baik dari kepengurusan sebelumnya.

Sekali lagi terimakasih Pak Rasito dan jajarannya, serta selamat kepada Pak H Iwan dan jajarannya. Pak H Iwan, selamat bekerja..bekerja..bekerja..dan bekerja..SELAMAT..

Jumat, 28 Februari 2014

Banjir Cibitung Kab Bekasi

BANJIR JANUARI 2014 DI VILLA MUTIARA WANASARI RT 08 (tepatnya tgl 17, 18, 19)












Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat



Turunnya hujan dengan intensitas tinggi biasanya akan menyebabkan genangan air di mana-mana, Dan jika sungai sudah tidak menampung air, akan meluap dan menggenangi pemukiman di sepanjang jalur sungai.

Itu yang terjadi pula di Cibitung Bekasi pada tanggal 17-19 Januari 2014, dan ini bisa dibilang banjir terbesar. Banjir setinggi 80 hingga 120 cm menggenangi perumahan warga yang ada di sekitar Kali Sadang. Kali Sadang yang melintas di Cibitung seringkali tidak dapat menampung debit air jika turun hujan dengan intensitas tinggi, dan ini mengakibatkan terjadinya banjir.

Warga berharap mampu memberikan solusi terbaik agar banjir yang seringkali terjadi bisa diminimalisir. Kerja nyata dan jangan menutup mata!!


Semangat sehat

Sabtu, 22 Februari 2014

KALI SADANG TUJUH RUPA

INVESTIGASI PENCEMARAN LIMBAH KALI SADANG

Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat




Setelah sekian lama penelusuran Kali Sadang yang melintasi wilayah Perumahan Villa Mutiara Wanasari, akhirnya terwujud juga bisa mendapat slot tayang medio 8 Desember s/d 14 Desember 2013 di Seputar Indonesia RCTI secara maraton selama enam hari berturut-turut. Tidak itu saja, tayangan yang berdurasi 30 menitpun eksklusif kami tampilkan komplit di Program Delik tanggal 8 Desember 2013.

Baca juga: https://erteku.blogspot.com/2014/05/delik-investigasi-kali-sadang-cibitung_3.html

Banyak kendala yang kami hadapi saat investigasi. Mulai dari cuaca, faktor keamanan, wawancara pejabat terkait hingga menunggu kondisi air berubah warna dan mencari sumbernya. Wawancara warga sangat membantu kami guna melangkah ke Kantor BPLHD Kab Bekasi. Tidak puas dengan hasil wawancara dengan Kepala BPLHD Kab Bekasi, kamipun melanjutkan ke Kementrian Lingkungan Hidup. Di sana Pak Mentri langsung menyatakan bahwa air berwarna menandakan bahwa air tercemar. Dalam tayangan sengaja kami menyandingkan statemen Kepala BPLHD Kab Bekasi dengan statemen Mentri LH yang bertolak belakang. Agar tidak penasaran, warga RT 08 bisa melihat hasil tayangannya di Pak RW 034 (Pak Supar), atau rencana nanti akan kami copy jg buat dokumentasi RT 08 dan disimpan di Pak RT 08 terpilih.

Rencana ke depan, Pak RW akan meneruskan perjuangan ini ke Bupati melalui DPRD Kab Bekasi. Semoga akan ada solusi mengenai limbah khususnya yang mengaliri Kali Sadang di Villa Mutiara Wanasari.



Semangat sehat

Selasa, 20 November 2012

TOUR KE TAMAN WISATA MATAHARI

RT 08 ADAKAN TOUR KE TAMAN WISATA MATAHARI


TAMAN Wisata Matahari (TWM) merupakan tempat wisata yang terletak di Jalan Raya Puncak KM78 Jogjogan Cisarua, Jawa Barat.

Tepatnya hari Minggu 18 Nopember 2012, RT 08 mengadakan tour ke Taman Wisata Matahari. Memang acara ini terkesan kurang dipersiapkan dengan matang, sehingga pesertanya juga tidak terlalu banyak. Walau hanya dengan menggunakan  satu kendaraan bus (disesuaikan dengan peserta), hal ini tidak mengurangi semangat warga yang ikut, terutama wajah-wajah ceria anak-anak.

Fasilitas yang dapat dinikmati di TWM antara lain Villa, kolam renang,wisata air, paddle boat, miniboat, bumperboat, mobil dan motor Safari, ATV offroad, arena bermain anak, komidi putar, wisata sungai, paket outbond, flying fox dan belanja di Super Bazzar. Namun karena keterbatasan waktu dan cuaca yang kurang mendukung, kami hanya bisa memanfaatkan beberapa fasilitas saja.Walaupun begitu, raut wajah anak-anak kami sudah menunjukkan kegembiraan. Itu yang kami nomor satukan.

Kedepan kami ingin ada acara serupa, tapi alangkah baiknya kalau persiapannya lebih baik lagi sehingga warga yang akan ikut akan lebih antusias lagi.

Selasa, 12 Juni 2012

Pemilihan Ketua RW 034 Desa Wanasari Kec Cibitung

Pemilihan Ketua RW 034 kelurahan Wanasari Kecamatan Cibitung yang dilakukan pada tanggal 3 Juni 2012 berlangsung tertib dan lancar.

Pesta Demokrasi ini diikuti oleh 3 orang kandidat, yaitu: Muhammad Zein, Budi dan Supar. Dengan metode yang agak unik, yaitu Panitia dengan suka rela jembut bola "dor to dor" mendatangi pemilih, ternyata cukup ampuh untuk menjaring animo warga untuk mensukseskan  hajatan RW 034 ini. Pilihan kita merupakan penentu untuk masyarakat kita kedepan.


Setelah diadakan penghitungan suara, Pak Supar berhak menyandang sebagai Ketua RW 034 periode mendatang karena mendapat perolehan suara terbanyak.

Semua masyarakat yang telah memilih ketua RW untuk periode ke depan sesuai hati nurani, diharapkan  bisa  mendukung dan membantu mensukseskan program2 RW dikemudian hari. Ini dimaksudkan agar RW 034 agar semakin maju mensejajarkan dengan RW-RW lain yang sudah lebih dulu "go internasional".

Dengan selesainya hajatan di RW 034 ini, kami mengucapkan Selamat kepada Pak Supar selaku Ketua RW 034 terpilih, semoga program kerja yang akan dijalankan menjadi tonggak kemajuan warga di RW 034 Kelurahan Wanasari Cibitung. Tak lupa ucapan terimakasih juga kami sampaikan kepada Pak Pardio yang telah mendarmabaktikan dirinya sebagai Ketua RW terdahulu.

Minggu, 11 Desember 2011

Kali Sadang Tercemar Limbah (melintasi Villa Mutiara Cibitung)

Sabtu, 10 Desember 2011 
Oleh: Kasmono Monex, penggemar hidup sehat



Air Kali Sadang berwarna hitam. Kadang berubah warna ungu, merah, tergantung limbah industri yang dibuang pabrik. Pencemaran sungai di Kabupaten Bekasi sepertinya masih sulit ditanggulangi. Lemahnya pengawasan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), dinilai sebagai sebab, pencemaran lingkungan di Kabupaten Bekasi tak kunjung berhenti. Kali Sadang, menjadi aliran air yang tak pernah lepas dari pencemaran limbah industri. 

Warga Perumahan Villa Mutiara sering membicarakan, sudah sejak lama Kali Sadang yang melintasi rumahnya tercemari limbah. Setiap pagi dan malam hari, bau sangat menyengat dan warna air berubah-ubah. Bau tersebut membuat pusing dan mengganggu pernapasan. Ini bukan yang pertama kali dan tidak pernah ada tindak tegas dari Pemkab Bekasi. Kali Sadang yang sebagian alirannya membelah perumahan Villa Mutiara Jaya, Cibitung, Kabupaten Bekasi ini merupakan sungai yang unik dan luar biasa. Air yang mengalir bisa berubah warna, terkadang hitam legam, terkadang biru dongker, terkadang hijau tua, dan tidak jarang juga berwarna merah seperti yang terlihat pada tanggal 12 November 2011 sebagaimana foto di atas. Menurut informasi dari warga sekitar, sering juga sungai ini mengkilat berkilauan seperti minyak yang tidak mau bersatu dengan air, dan mengeluarkan bau menyengat. Layakkah Kali Sadang ini masuk ke dalam New 7 Wonders of Nature contest? 

Air Kali memang tidak dikonsumsi masyarakat, tapi banyak masyarakat yang tinggal tak jauh dari Kali Sadang mengkhawatirkan kualitas air tanah yang mereka konsumsi akan terkena dampak tercemar akibat pencemaran Kali Sadang. Dampak pencemarannya membuat warga resah, apalagi kalau saat banjir, kulit juga gatal-gatal. Ekosistem yang ada di Kali Sadang tentu rusak, terutama ikan. Tidak tampak adanya tanda-tanda kehidupan ekosistem air dalam hal ini ikan di Kali sadang. Bahkan informasi dari "Radar Bekasi" menyatakan bahwa Camat Cibitung Yana Suyatna mengungkapkan, pencemaran Kali Sadang sudah dilaporkan secara lisan kepada BPLH. Namun diakui Yana, pihaknya belum melaporkan secara tertulis lantaran belum ada laporan masyarakat. Berikut kutipan berita dari Radar Bekasi 12 April 2011: “Kami mengetahui dari pembicaraan saja, masyarakat belum ada yang lapor. Makanya kami hanya memberikan laporan lisan,” jelasnya.Yana malah mengalihkan pembicaraan soal normalisasi Kali Sadang yang menurutnya menyempit dan semakin dangkal karena endapan lumpur. Rencana itu, kata Yana akan dilakukan pada 2012 mendatang. Sosialisasi sudah dilakukan dan bangunan yang berada dibantaran Kali Sadang juga akan ditertibkan. “Mudah-mudahan 2012 tidak ada halangan, karena sudah program pemerintah. Normalisasi diharapkan bisa menjadi solusi untuk mencegah pencemaran limbah di Kali Sadang,” pungkasnya. 

Terpisah, lagi-lagi pihak BPLH mengaku baru mengetahui kalau Kali Sadang tercemar limbah. Kasi Pencemaran BPLH Asep mengatakan, baru mengetahui kalau Kali Sadang tercemar limbah. Berikut petikan kabar dari Radar Bekasi: Kasi Pencemaran BPLH Asep mengatakan, baru mengetahui kalau Kali Sadang tercemar limbah, dan dalam waktu dekat, kata dia, BPLH akan melakukan peninjaun lokasi untuk mengetahui seberapa parah pencemaran Kali Sadang. “Tercemar atau tidaknya harus dibuktikan melalui cek laboratarium dahulu, kami akan mengambil sampel air Kali Sadang dalam waktu dekat ini,” katanya singkat. 

Padahal, sejak tahun 2006, di Kali Sadang, persis di depan Perumahan Villa Mutiara, Pemkab Bekasi sudah memasang alat pendeteksi limbah cair yang disebut Telemetri. Semoga ke depan ada diantara kita yang lebih peduli memperjuangkan nasib Kali Sadang. Semoga kita bisa!!! (*dihimpun dari berbagai sumber dan warga sekitar Kali Sadang)


Semangat sehat 

Minggu, 23 Oktober 2011

Kerja Bakti

Setelah sekian lama tidak adanya kegiatan Kerja Bakti, akhirnya pada pagi yang cerah ini di hari Minggu 23 Oktober 2011 kerja bakti tercapai juga dilaksanakan. "Bagai menanti hujan sehari di musim kemarau yang panjang". Kerja Bakti tersebut melingkupi Kerja Bakti Kebersihan Lingkungan dan Perbaikan Pos Ronda (deket Lap.Bulutangkis). Bukan semata-mata kerja baktinya, namun lebih dari nilai silaturahminya agar tetap terjaga dengan bahu-membahu bergotong royong. Namun sayang sekali, warga yang ikut kerja bakti hanya segelintir saja (berjumlah tak lebih dari 20 orang). Padahal jumlah warga di RT 08 mencapai sekitar 80 KK. Undangan sudah dibagikan ke seluruh warga, namun yang hadir malah semakin sedikit saja. Kenapa ya...??? Semoga ke depan kegiatan-kegiatan semacam ini yang notebene bisa sebagai sarana silaturahmi antar warga disamping ronda, rapat dsb dapat lebih ramai lagi diikuti oleh warga. Pengurus harus lebih memutar otak lagi agar kegiataan-kegiatan semacam ini dapat dihadiri oleh warga dengan antusias di masa yang akan datang. Akhirnya penulis hanya bisa berharap akan kesadaran temen-temen warga RT 08 akan pentingnya kebersamaan dalam menjaga dan merawat lingkungan yang kita cintai ini. Salam kompak....!!!!!